Posted on

Komisi Penyiaran Indonesia memasang program televisi Mata Najwa sebagai peraih penghargaan program talkshow berita paling baik didalam Anugerah KPI 2020 yang diadakan di auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis. Program instansi penyiaran Trans 7 yang dipandu Najwa Shihab itu mengalahkan unggulan lain, yaitu Dua Sisi (TV One), CNN Good Morning (Trans TV), Indonesia Town Hall (Metro TV), dan Sapa Indonesia Akhir Pekan (Kompas TV). “Untuk pemenang kategori ‘talkshow’ berita Anugerah KPI 2020 jatuh kepada Mata Najwa Trans 7. Selamat kepada Mata Najwa Trans 7,” kata pemandu acara, Tasya Syarief, yang bertugas membacakan daftar unggulan Anugerah KPI 2020 kategori itu.

Acara Penganugerahan Siaran Televisi Oleh KPI Akhir Tahun 2020 Lalu

Mata Najwa jadi satu dari tiga penghargaan paling bergengsi dari KPI yang diterima Trans 7. Sebelumnya, Trans 7 terhitung capai penghargaan Anugerah KPI 2020 untuk kategori program anak dan program animasi. Untuk pemenang kategori program anak Anugerah KPI 2020 diraih oleh Si Bolang, tetapi untuk kategori program animasi Anugerah KPI 2020 diraih Petualangan Si Unyil. Anugerah yang rutin diadakan tiap-tiap tahun ini diberikan kepada instansi penyiaran dan tokoh di bidang penyiaran.

Anugerah KPI 2020, Apresiasi Pada Acara Televisi Terbaik Di Akhir Tahun

Sebagai apresiasi atas kerja keras dan komitmennya didalam membuat dan menyuguhkan program-program siaran yang baik, berkualitas, mendidik sekaligus menghibur. “Kami terhitung memberi tambahan penghargaan kepada kepala daerah ide penyiaran,” ujar Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo. Mulyo menyatakan bantuan penghargaan selanjutnya diharapkan sanggup membuat kreativitas instansi penyiaran untuk tetap menghadirkan tayangan berkualitas baik yang punya rating tinggi dari penonton meski Indonesia tengah hadapi pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang aktif pada agen sbobet88.

“Kami tahu betul, teman-teman instansi penyiaran begitu kesulitan untuk sanggup berproduksi. Tetapi tugas dan tanggung jawab sebagai broadcaster, sebagai orang-orang kreatif wajib tetap dijalankan. Dan karena itu, mereka bekerja bersama dengan penuh was-was. Di situlah ujian yang terlalu luar biasa berat dan menerima kasih untuk instansi penyiaran,” kata dia.

Adapun penilaian karya diserahkan kepada tim juri berjumlah 30 orang yang merupakan perwakilan dari Komisioner KPI Pusat, Anggota DPR RI, Pengamat Penyiaran, Sutradara Film, Jurnalis, Penulis, dan Seniman yang di antaranya Nurman Hakim, Noorca Marendra, Mayong Suryo Laksono, Paulus Widiyanto, HM. Syaiful Bahri Anshor, Sinansari ecip, Makmur Makka, dll.